Tuesday, April 02, 2013

A. RUANG KELUARGA
· TV 21 Inci. Konsumi daya 68 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 8.160/ bulan. Standby power 6 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = + Rp 1.260/bulan.

· Audio/ Stereo Set. Konsumsi daya 50 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500/ bulan. Standby power 22 watt. Asumsi pemakaian 14 jam per hari = + Rp 4620/ bulan.

· AC Split ½ PK. Konsumsi daya 430 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 51.600/ bulan.

· Komputer. Konsumsi daya 140 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.500/ bulan. Standby power 8 watt. Asumsi pemakaian 19 jam per hari = +Rp 2.280/ bulan.
· Game Player. Konsumsi daya 20 watt. Asumsi pemakaian 5 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.500/ bulan.

· Lampu Bohlam 60 Watt. Konsumsi daya 60 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 7.200/ bulan.

· Lampu Hemat Listrik 12 Watt. Konsumsi daya 12 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 1.440/ bulan.

· Kipas Angin. Konsumsi daya 103 watt. Asumsi pemakaian 8 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.360/ bulan.


B. RUANG DAPUR
· Microwave. Konsumsi daya 1270 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9.525/ bulan.

· Blender. Konsumsi daya 130 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 975/ bulan.

· Kompor Listrik. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian 4 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 22.800/ bulan.

· Magic Jar. Konsumsi daya: Menanak nasi 465 watt; Menghangatkan nasi 65 watt. Asumsi pemakaian 9 jam per hari (1 jam mananak nasi, 8 jam menghanagtkan nasi). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 14.775/ bulan.

· Kulkas 120 Liter. Konsumsi daya: Compressor standby 12 watt; Compressor menyala 50 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (12 jam compressor standby, 12 jam compressor menyala). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 13.860/ bulan.

· Setrika. Konsumsi daya 300 watt. Asumsi pemakaian 1 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 4.500/ bulan.

· Dispenser. Konsumsi daya: Menyala 250 watt; Standby 6 watt. Asumsi pemakaian 24 jam per hari (standby 22 jam, menyala 2 jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 9480/ bulan.

· Pemanggang Roti. Konsumsi daya 380 watt. Asumsi pemakaian ½ jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 2850/ bulan.


C. KAMAR MANDI
· Pemanas Air. Konsumsi daya 400 watt. Asumsi pemakaian 2 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 12.000/ bulan.

· Mesin Cuci. Konsumsi daya: Mencuci/ Membilas 250 watt; Mengeringkan 300 watt. Asusmi pemakaian 1,5 jam per hari (mencuci dan membilas 2 jam, mengeringkan ½ jam). Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 6.000/ bulan.

· Pompa Air. Konsumsi Daya 650 watt. Asumsi pemakaian 3 jam per hari. Perkiraan biaya pemakaian listrik = Rp 29.250/ bulan.

Catatan:
1. Harga listrik rata-rata per kWh = Rp 500 (belum termasuk abonemen PLN dan pajak).
2. Konsumsi daya peralatan elektronik rumah tangga bergantung pada merek, type, dan ukuran.
aiRa-fluff:
Tips Menghemat Listrik


Jangan menggunakan alat elektronik secara bersamaan. Gunakan satu televisi untuk keluarga. Bila Anda menyetrika, jangan hidupkan mesin pompa air, begitu juga sebaliknya. Gunakan alat-alat eletronik yang membutuhkan daya listrik besar secara bergantian.

Banyaknya alat elektronik yang power on-standby seperti TV, VCD yang langsung bisa dimatikan lewat remote control. Padahal kondisi ini justru 'memakan' listrik cukup banyak. Mulai sekarang matikan dengan cara mencabut kontak listrik pada semua barang elektronik.

Minimalkan membuka pintu kulkas, karena membuka pintu kulkas terlalu sering dan dalam waktu lama berarti menambah tarikan listrik.

Pasang timer AC agar mati sendiri dalam waktu yang ditentukan.

Biasakan mematikan air atau lampu yang tidak terpakai.

---------------------

gunakanlah lampu hemat energi
cara cerdas dalam memilih lampu penerangan ini seringkali diabaikan pelanggan PLN. Mereka tak
memedulikan komponen pada lampu tersebut. Akibatnya, ketika datang rekening listrik, tagihannya menjadi bengkak.
Sementara pemakaiannya sendiri dirasakan pelanggan tidak sesuai dengan kondisi yang diharapkan
Yang tidak dimengerti kebanyakan pelanggan adalah mereka membeli lampu induksi (terdapat komponen
kumparan). Padahal, lampu jenis itu, kapasitas dayanya lebih besar dari yang tertera pada kemasan
aiRa-fluff:
Memahami Beban dan Daya Listrik Dalam Penggunaan Listrik

Kehidupan modern salah satu cirinya adalah pemakaian energi listrik yang besar. Besarnya energi atau beban listrik yang dipakai ditentukan oleh reaktansi (R), induktansi (L) dan capasitansi (C). Besarnya pemakaian energi listrik itu disebabkan karena banyak dan beraneka ragam peralatan (beban) listrik yang digunakan. Sedangkan beban listrik yang digunakan umumnya bersifat induktif dan kapasitif. Di mana beban induktif (positif) membutuhkan daya reaktif seperti trafo pada rectifier, motor induksi (AC) dan lampu TL, sedang beban kapasitif (negatif) mengeluarkan daya reaktif. Daya reaktif itu merupakan daya tidak berguna sehingga tidak dapat dirubah menjadi tenaga akan tetapi diperlukan untuk proses transmisi energi listrik pada beban. Jadi yang menyebabkan pemborosan energi listrik adalah banyaknya peralatan yang bersifat induktif. Berarti dalam menggunakan energi listrik ternyata pelanggan tidak hanya dibebani oleh daya aktif (kW) saja tetapi juga daya reaktif (kVAR). Penjumlahan kedua daya itu akan menghasilkan daya nyata yang merupakan daya yang disuplai oleh PLN. Jika nilai daya itu diperbesar yang biasanya dilakukan oleh pelanggan industri maka rugi-rugi daya menjadi besar sedang daya aktif (kW) dan tegangan yang sampai ke konsumen berkurang. Dengan demikian produksi pada industri itu akan menurun hal ini tentunya tidak boleh terjadi untuk itu suplai daya dari PLN harus ditambah berarti penambahan biaya. Karena daya itu P = V.I, maka dengan bertambah besarnya daya berarti terjadi penurunan harga V dan naiknya harga I. Dengan demikian daya aktif, daya reaktif dan daya nyata merupakan suatu kesatuan. 

perbandingan daya aktif (kW) dengan daya nyata (kVA) dapat didefinisikan sebagai faktor daya (pf) atau cos r. 
cos r = pf = P (kW) / S (kVA) ........(1)  P (kW) = S (kVA) . cos r................(2) 

Seperti kita ketahui bahwa harga cos r adalah mulai dari 0 s/d 1. Berarti kondisi terbaik yaitu pada saat harga P (kW) maksimum [ P (kW)=S (kVA) ] atau harga cos r = 1 dan ini disebut juga dengan cos r yang terbaik. Namun dalam kenyataannya harga cos r yang ditentukan oleh PLN sebagai pihak yang mensuplai daya adalah sebesar 0,8. Jadi untuk harga cos r < 0,8 berarti pf dikatakan jelek. Jika pf pelanggan jelek (rendah) maka kapasitas daya aktif (kW) yang dapat digunakan pelanggan akan berkurang. Kapasitas itu akan terus menurun seiring dengan semakin menurunnya pf sistem kelistrikan pelanggan. Akibat menurunnya pf itu maka akan muncul beberapa persoalan sbb:

    a. Membesarnya penggunaan daya listrik kWH karena rugi-rugi.
    b. Membesarnya penggunaan daya listrik kVAR.
    c. Mutu listrik menjadi rendah karena jatuh tegangan. 

Manfaat Penggunaan Kapasitor pada Penggunaan Listrik 

Kapasitor yang akan digunakan untuk meperbesar pf dipasang paralel dengan rangkaian beban. Bila rangkaian itu diberi tegangan maka elektron akan mengalir masuk ke kapasitor. Pada saat kapasitor penuh dengan muatan elektron maka tegangan akan berubah. Kemudian elektron akan ke luar dari kapasitor dan mengalir ke dalam rangkaian yang memerlukannya dengan demikian pada saaat itu kapasitor membangkitkan daya reaktif

   1. Kapasitor mensupply tegangan reaktif / magnetisasi yang dibutuhkan untuk beban reaktif, sehingga tegangan reaktif yang dibutuhkan dari sistem jaringan listrik berkurang.
   2. Penempatan kapasitor yang tepat akan menambah manfaat pemasangan kapasitor. Penghematan daya reaktif terbesar akan didapat jika kapasitor dipasang semakin dekat dengan pusat beban. Jika dipasang pada lokasi ini, arus yang digunakan akan semakin kecil, yang selanjutnya akan mengurangi rugi - rugi motor yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja motor dan menghemat pemakaian energi.
   3. Aplikasi lain pemasangan kapasitor adalah pemasangan kapasitor bank yang akan mengurangi total daya reaktif. Arus yang mengalir di dalam kabel akan berkurang dan rugi - rugi daya akibat penghantar akan berkurang.

0 comments:

Post a Comment