Syncronizing Generator by : DIESELTECHNO ( diesel genset assistant )
Prinsip dasar dua buah
genset atau lebih untuk dapat bekerja secara parallel harus memiliki
perayaratan dasar sebagai berikut :
1.Tegangan / Voltage sama
2.Frequensi / RPM engine
sama
3.Urutan phasa ( RST )
sama
4.Sudut phasa mendekati
sama
Persyaratan proses
synchronizing setelah kedua genset syncron ( dengan beban )
1.Tegangan dan Frequensi
stabil pada kedua genset
2.Power Factor / Cos q
mendekati sama ( -/+ 0.8 ) mendekati 1
Pada beberapa generator
yang beroperasi paralel, setelah sebelumnya disamakan tegangan, frekuensi, beda
phasa dan urutan phasanya, perubahan beban listrik tidak akan dirasakan oleh
masing-masing generator pada besaran tegangan dan frekuensinya selama beban
masih dibawah kapasitas total paralelnya, sehingga tegangan dan frekuensi ini
tidak digunakan sebagai sumber sinyal bagi governor.
Untuk itu digunakan arus keluaran dari masing-masing generator sebagai sumber sinyal pembagian beban sistem paralel generator-generator tersebut.
Untuk itu digunakan arus keluaran dari masing-masing generator sebagai sumber sinyal pembagian beban sistem paralel generator-generator tersebut.
Saat diparalelkan
pembagian beban generator belum seimbang/sebanding dengan kemampuan
masing-masing generator. Alat pembagi beban generator dipasangkan pada
masing-masing rangkaian keluaran generator, dan masing-masing alat pembagi
beban tersebut dihubungkan secara paralel satu dengan berikutnya dengan kabel
untuk menjumlahkan sinyal arus keluaran masing-masing generator dan
menjumlahkan sinyal kemampuan arus masing-masing generator.
Arus keluaran generator yang dideteksi oleh alat pembagi beban akan merupakan petunjuk posisi governor berapa % , atau arus yang lewat berapa % dari kemampuan generator. Hasil bagi dari penjumlahan arus yang dideteksi alat-alat pembagi beban dengan jumlah arus kemampuan generator -generator yang beroperasi paralel dikalikan 100 (%) merupakan nilai posisi governor yang harus dicapai oleh setiap mesin penggerak utama sehingga menghasilkan keluaran arus yang proprosional dan sesuai dengan kemampuan masing-masing generator.
Arus keluaran generator yang dideteksi oleh alat pembagi beban akan merupakan petunjuk posisi governor berapa % , atau arus yang lewat berapa % dari kemampuan generator. Hasil bagi dari penjumlahan arus yang dideteksi alat-alat pembagi beban dengan jumlah arus kemampuan generator -generator yang beroperasi paralel dikalikan 100 (%) merupakan nilai posisi governor yang harus dicapai oleh setiap mesin penggerak utama sehingga menghasilkan keluaran arus yang proprosional dan sesuai dengan kemampuan masing-masing generator.
Masalah / trouble pada saat genset proses syncron ( dengan
beban ) :
Reseverse Power
1. Pada generator yang diparalel dengan generator pada saat
sama sama belum berbeban, maka apabila tegangan lebih tinggi power factor akan
rendah ( induktif) namun sebaliknya power factor genset yang lain akan juga rendah
namun bersifat kapasitif. Hingga genset yang lain mempunyai kecenderungan
reverse power.
2. Jika frekuensi tidak sama diparalelkan maka akan terjadi
beberapa kemungkinan yaitu dari yang paling ringan sampai yang paling berat, sebagai
contoh :
generator 1 mempunyai frekuensi 50 hz sedangkan generator 2
mempunyai frekuensi 51 hz. Dengan melihat synchronoscope maka jarum akan
berputar dengan kecepatan sudut 2 phi r/ detik atau 1putaran/ detik. Jika pada
saat masuk pas pada sudut nol maka generator yang memiliki frekuensi lebih
rendah akan mengalami reverse power dimana pada saat terhubung sinkron fekuensi
ada pada 50,5 Hz .
Jika ada peralatan bantuan seperti Load share..kondisi
seperti ini masih dapat di bantu alat Load share kemungkinan genset akan hunting
sesaat. Tapi jika pada saat proses awal
syncro jarum pada synconocope selisih jauh dan hal itu bisa mengakibatkan
reverse power.
3. Jika sudut fase
tidak sama namun kecenderungan frekuensi sama hanya akan menyebabkan hunting
sesaat tanpa ada kemungkinan reverse power, namun juga sangat berbahaya jika
berbeda sudutnya terlalu besar , engine akan mengalami tekanan sesaat hingga
hunting.
Pembagian beban tidak sama pada kedua genset atau lebih :
Untuk informasi
selanjutnya dapat di lihat pada arsip blog atau
hubungi saya :
Gunadi Prasojo /
081219991343 / 02196466776 / dieseltechno@yahoo.co.id
0 comments:
Post a Comment