Power Factor
Correction
Perbaikan
faktor kerja adalah suatu usaha atau langkah langkah untuk dapat mencapai
system kelistrikan yang optimal. Power factor yang buruk dapat merugikan suatu
sistem kelistrikan. Adapun kerugian yang dapat ditimbulkan dengan adanya factor
kerja yang buruk atau rendah adalah :
1. Daya terpasang listrik PLN ( KVA) tidak
dapat optimal. Jika beban yang ada sudah mencapai batas arus yang diijinkan .
maka tidak dapat menambah beban listrik lagi sedangkan kw yang terpakai masih
dibawah daya terpasang.
2. Dengan
power factor yang rendah akan dikenakan penalty / denda dari PLN yang nilai
rupiah / kvarh
nya cukup tinggi. Hal ini karena sudah melebihi ketentuan
yang distandarkan dari PLN yaitu sebesar0,85.
3. Dengan power
factor yang rendah maka arus menjadi lebih tinggi. Dengan arus yang tinggi ini
akan menjadikan kabel lebih panas karena energi yang terbuang karena arus .
sesuai dengan rumus I Rt . maka dengan tahanan kabel yang tetap dan arus yang
melewati kabel berbanding lurus dengan panas yang dikeluarkan.
4. Jika instalasi
dengan kabel penghantar yang panjang dan jauh maka akan menyebabkan tegangan
jatuh ( V ) semakin besar diujung beban . Tegangan jatuh berbanding lurus
dengan arus yang melewati penghantar. Dengan keempat kerugian yang ditimbulkan
oleh karena power factor yang rendah maka diupayakan memperbaikinya dengan
memasang capasitor bank.
Bagaimanakah konsep
dasar sehingga dengan pemasangan kapasitor bank dapat memperbaiki factor kerja
dari suatu sistem kelistrikan ? Hal itu dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Beban beban yang mempunyai kecenderungan memiliki cosphi
kurang dari satu tertinggal ( leaging) adalah beban beban listrik yang
mempunyai unsur lilitan dan inti besi. Semisal lampu tabung denga ballastnya,
motor motor listrik, las listrik dan transformator regulator.
- Sehingga daya listrik yang dipakai untuk mengoperasikan
peralatan tersebut terdiri dari dua unsur yaitu daya aktif dan daya reaktif.
- Daya aktif adalah
daya yang terpakai yang terukur dengan kilowattmeter. Daya ini membentuk energi
aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter.
- Sedangkan daya
reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetic
sehingga timbul magnetisasi. Dan daya ini dikembalikan ke system karena efek
induksi elektromagnetik itu sendiri.
0 comments:
Post a Comment